Tarik-Menarik Pidana Bersama Bagian 2

Ketua KPK Agus Rahardjo menuturkan, dalam pertemuan dengan Puspom TNI, kedua pihak masih mendiskusikan strategi penanganan kasus Bakamla. ”Apakah sipil ditangani KPK, TNI ditangani Puspom, atau koneksitas, belum fnal,” ujar Agus. Kepala Pusat Penerangan TNI Brigadir Jenderal Wuryanto juga membenarkan kedatangan Dodik ke KPK. Dodik dan timnya hendak mencari informasi seputar dugaan keterlibatan jenderal bintang satu TNI dalam kasus suap dari bos PT Melati Technofo Indonesia.

Berbeda dengan penjelasan Agus, menurut Wuryanto, TNI sudah memutuskan anggota TNI yang diduga terlibat akan ditangani Puspom. Semua prajurit TNI, menurut dia, tunduk pada peraturan Kitab Un dang-Undang Hukum Pidana Militer. Karena itu, perkara pidana yang melibatkan anggota TNI akan disidangkan di pengadilan militer. Selama pemeriksaan saksi di KPK, Puspom TNI pun akan menyertakan penyidiknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *