Jiwa Muda, Kreasi Nyata

Inovator muda pun bermunculan dalam pergelaran puncak IWIC 8. Siapa saja yang berhasil menjadi pemenang? Setelah melewati panjangnya perjalanan Roadshow IWIC8, akhirnya terkumpul 21 finalis dari berbagai kota di Indonesia. bertajuk Innovation Bootcamp IWIC 8, Indosat menga Dimulai pada Senin 17 November dalam acara yangwali acara keakraban dengan para finalis. Stasiun Bumi di Jatiluhur, Purwakarta pun dipilih sebagai lokasi acara tersebut. Hari kedua, Selasa, 18 November 2014, bertempat di Indosat Tower lantai 15, Indosat melanjutkan IWIC Roadshow mereka yang ke-8.

Baca juga : harga iphone

Acara dibuka oleh Grup Head Corporate Communication Indosat, Fuad Fachroeddin kemudian dilanjutkan oleh Andi Zain dan Novistiar Rustandi dari Founder Institute yang menjelaskan cara menjadi seorang developer yang hebat. “Focus your execution on your customers not on your competitors” merupakan salah satu kalimat yang dilontarkan Andy Zain yang dapat dipetik oleh para finalis muda untuk menjadikan produk mereka lebih bermutu. Dengan tema “You are Here to Start a Bussiness”, Novistiar Rustandi memberikan bekal ilmu untuk para finalis IWIC 8.

Lebih mengupas tentang aspek dunia bisnis, salah satu pembicara dari Founder Institute ini mengajak para finalis menuju gerbang sebenarnya dari dunia bisnis. Sanny Gaddafi, direktur Founder Institute menjadi motivator terakhir untuk para finalis IWIC 8. Sebagai ahli software, Sanny Gaddafi menjelaskan banyak hal tentang dunia software dan aplikasi mobile berikut tips dan trik yang juga dia bagikan kepada para finalis. Tidak sedikit dari para finalis yang bertanya dengan rasa antusias tinggi tentang segala hal yang dijelaskannya.

Pria yang akrab disapa SaGad ini juga mengatakan bahwa ke- 21 finalis IWIC ke-8 ini memiliki beragam ide dan aplikasi menarik yang layak untuk direalisasikan lebih jauh. Selain itu, semua ide yang mereka tuangkan sangat cocok diimplementasikan untuk kebutuhan pengguna di Indonesia. “Tak hanya sekadar menarik, ke-21 orang yang sudah terpilih masuk ke babak final IWIC ke-8 juga mampu membaca keinginan pasar Tanah Air. Seluruh ide dan karya mereka sangat cocok dimanfaatkan oleh para pengguna di Indonesia. Hal ini sangatlah penting dan bisa menjadi alternatif solusi untuk memecahkan beberapa persoalan yang banyak kita hadapi.

Selain itu, kemampuan dan daya analisa mereka juga membuat IWIC ke-8 sangat berbeda dengan gelaran-gelaran IWIC sebelumnya,” ujar Sanny. Tidak salah jika Sanny mengatakan hal tersebut. pun mencari tahu dengan bertanya langsung kepada para finalis tentang inovasi mereka. Naskan, demikian nama salah satu finalis asal Magelang yang sempat temui. Inovasinya masuk dalam kategori SPECIAL-Ideas for Disable. Naskan menawarkan ide Smart Blind. Apa sebenarnya Smart Blind? Smart Blind merupakan solusi bagi para penyandang tunanetra yang kesulitan untuk berjalan dan mencari arah, apalagi ketika berada di tengah keramaian.

Tergerak untuk memberikan sesuatu kepada penderita tunanetra, Naskan memperkenalkan aplikasi agar para penyandang tunanetra bisa dengan mudah dan selamat sampai ketujuan. Cukup menarik. Di samping inovatif, ide yang satu ini juga memiliki rasa sosial yang tinggi terhadap masyarakat dengan kebutuhan khusus, dalam hal ini tunanetra. Tak hanya Naskan yang memiliki ide menarik, peserta lainnya Azisya Amalia Karimasari juga memiliki ide yang tak kalah menarik dengan Naskan. Perempuan muda asal Kediri ini masuk dalam kategori IDEA-Utility.

Dia memiliki ide menciptakan sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk rehabilitasi pasca stroke dengan nama WI Myoton. Akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba. Setelah 6 bulan melakukan beragam kegiatan sosialisasi dan pra kompetisi (Hackathon), gelaran Indosat Wireless Innovation Contest ke-8 mencapai puncaknya. Pada 19 November malam, kompetisi yang menitikberatkan pada pengembangan kewirausahaan teknologi Indonesia ini mengumumkan para juaranya. Sebelumnya, 7 orang anggota dewan juri yang terdiri dari unsur Indosat, pelaku industri aplikasi mobile dan media menyaring 21 finalis yang berasal dari 1.738 proposal ide yang masuk. Ke 21 finalis tadi dibagi dalam 4 kategori IWIC yang mencakup gaya hidup (Lifestyle, Communication, Education), multimedia games, utilitas (tools & security), serta kategori khusus untuk penyandang cacat (difabel).

Edukasi Kopi Bersama Barista Community Bandung

Craftoflove.idCatering Pernikahan Jakarta. Penikmat kopi tentu tak perlu diragukan lagi jumlahnya di Indonesia. Pengetahuan tentang kopi juga selalu menarik untuk dipelajari. Untuk memahaminya secara mendalam sebuah organisasi Barista Community Bandung siap berbagi untuk Anda jika bergabung di sini. Baik soal pemilihan kopi, teknik pembuatan, penggunaan alat, hingga cupping, dipelajari seksama. “Hal penting dibalik secangkir kopi inilah yang ingin kami sosialisasikan kepada masyarakat luas, khususnya di Bandung, “jelas Roni Muliawan, ketua Barista Community Bandung (BCB).

Baca juga : rebornmind.org

Beberapa kegiatan khas BCB antara lain menggelar festival kopi, belajar latte art, hingga acara mikanya’ah kopi. Dalam bahasa sunda, mikanya’ah artinya ‘mencintai’ kopi. Acara ini beragam bentuknya, mulai dari belajar membuat kopi, tur ke beberapa gerai kopi, hingga berbagi koleksi kopi. Kegiatan ini pada perkembangannya menarik para barista, masyarakat peminat kopi, pemilik kafe, para petani kopi, termasuk pihak perkebunan kopi. “Jadi kegiatan komunitas ini pada akhirnya didukung banyak pihak, dan hal itu membuat kami senang dan bangga,” tutupnya.

Baca juga : revogayahidup.com

Makan Enak Bersama Kulinermedan.Com

Berkunjung ke Medan belum lengkap jika tak mencicipi aneka kuliner khas yang nikmat. Namun jika Anda bingung mencari mana kuliner yang layak dicicipi, tenang saja. Ada situs kulinermedan.com yang bisa Anda klik dan berisi aneka rekomendasi kuliner yangs selalu update.

Kuliner Medan memang tak bisa lepas dari sosok pendirinya, Indra Halim (36). Pria ramah dan supel ini memang punya passion yang sangat besar di dunia kuliner. Komunitas ini lalu banyak memiliki anggota yang samasama berasal dari Medan dan rajin memberikan review. “Kami rutin mencicipi semua makanan enak di medan, dari kaki lima sampai tempat mewah bersama teman-teman yang bergabung di kulinermedan.com,” tuturnya. Seluruh review dapat diakses oleh siapa saja yang membutuhkan informasi mengenai makanan di Medan.

Indra mengutamakan positive review. Artinya, ia membahas berbagai gerai makanan hanya fokus pada makanan. Soal tempat tak terlalu menjadi perhatian utama. “Banyak juga warung yang kecil dan agak kumuh, tapi tetap saja diburu oleh masyarakat, bukan?” lanjutnnya. Nah, Anda tertarik mencicipi ragam kuliner enak di Medan? Pantau saja review ciamik komunitas kulinermedan.com.

Apji Rangkul Semua Pengusaha Jasa Boga

Mencapai standar mutu yang tinggi dalam mengelola usaha jasa boga menjadi tujuan utama organisasi perkumpulan katering Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI). Asosiasi ini berusaha merangkul para pengusaha jasa boga dari berbagai kalangan untuk meningkatkan usaha mereka agar lebih maju.

Baca juga : Catering Jakarta Selatan

Misalnya, pelatihan standarisasi pelayanan, kualitas hidangan dan higienitas yang jadi kegiatan rutin APJI. Pelatihan pengurusan sertifikasi usaha juga menjadi perhatian Siti Djumiadini, Ketua DPD APJI DKI Jakarta. Menurut data yang dimilikinya, saat ini terdapat 1.500 katering yang membuka usaha di Jakarta, dan 700 di antaranya sudah bergabung ke APJI DKI Jakarta. “Jadi kami punya PR besar, mengajak para member untuk aktif di Jakarta dan mengajak pengusaha yang belum bergabung untuk segera mendaftar ke APJI,” urainya.

Dini tak membatasi pengusaha besar dan kecil. Selama bergerak di bidang jasa boga, ia selalu senang untuk mengajak mereka bergabung. “Dari kelas rantangan sampai katering offshore, kami persilakan bergabung demi kemajuan usahanya.” Ayo bergabung bersama APJI!

Satu Dasawarsa Natural Cooking Club

Mengawali kiprahnya 15 Januari 2005, kini komunitas Natural Cooking Club (NCC) menginjak usia ke-10. Komunitas yang berawal dari mailing-list ini kini memiliki anggota ribuan, tak hanya di dalam negeri tetapi juga sampai di luar negeri. Semangat berbisnis dari rumah yang dikobarkan Fatmah Bahalwan, pendirinya, membuat NCC kini makin solid.

Menggerakkan ekonomi dari dapur sendiri merupakan salah satu misi resmi NCC. Untuk para wirausahawan kuliner rumahan ini, NCC menyebutnya dengan istilah bakul kuliner. “Melalui berbagai kegiatan belajar memasak dan membuat kue, sebagian besar anggota kini memulai bisnisnya dari nol dan berhasil,” imbuhnya senang.

Serangkaian acara akan digelar hingga Juni 2015 nanti, mulai dari peluncuran buku, workshop food photography, seminar kuliner bertema cookingpreneur, latihan cooking bersama, hingga puncak acara, yaitu Home Made Food Fiesta (HMFF) yang menyajikan ragam hidangan yang dibawa para peserta untuk dinikmati bersama-sama. “Saya sungguh senang bahagia, haru, dan bersyukur selama 10 tahun ini dapat menebarkan semangat melalui bisnis dari rumah,” urai Fatmah.

Sudah Periksa Kehamilan, Ma?

sat-jakarta.com – Pemeriksaan kehamilan yang rutin sangat penting untuk menjaga kandungan Mama tetap sehat. Masuk trimester 2, perut hamil Mama mulai terlihat. Umum nya, kondisi kehamilan di fase ini terasa lebih nyaman diban dingkan trimester 1. Rasa mual berkurang, selera makan yang tadinya sempat hilang kembali muncul, dan emosi Mama pun lebih stabil. Di fase ini pula, produksi hormon estrogen di tubuh Mama meningkat pesat.

Baca juga : kursus IELTS terbaik di Jakarta

Salah satu imbasnya, gairah seksual Mama menjadi lebih tinggi dari biasanya. Meski segalanya terasa begitu normal, Mama tetap harus menjaga dan memantau kondisi kehamilannya. Pasalnya, ada sejumlah kelainan yang umumnya ditemui di kehamilan trimester 2. Contoh kelainan yang dapat terjadi pada mamil adalah kencing manis, anemia, dan keputihan yang abnormal. Sementara pada janin yaitu, Down syndrome, hidrosefalus, serta pertumbuhan janin terhambat.

Perihal lainnya yang bisa juga jadi membahayakan kehamilan pada trimester 2 ialah perdarahan, keguguran, dan juga preeklamsia. Semua risiko tersebut dapat dihindari apabila Mama melakukan serangkaian pemeriksaan fisik dan penunjang. Ini adalah langkah terbaik untuk memastikan kualitas pertumbuhan janin bisa optimal.

Pemeriksaan Rutin

Berlandaskan rekomendasi dari Departemen Kesehatan, pada trimester 2 ini (usia kehamilan antara 4-6 bulan atau 14-28 minggu), Mama perlu melakukan pemeriksaan kehamilan minimal satu kali. Bila kondisi kehamilan Mama sehat, pemeriksaan dapat dilakukan setiap sebulan sekali. Nah, apa saja pemeriksaan rutin yang akan dilakukan terhadap Mama di trimester 2? Ini dia!

• Pemeriksaan tekanan darah. Menghindari bahaya hipertensi selama kehamilan. Usia kehamilan 14-28 minggu. • Pemeriksaan berat badan Memantau berat badan Mama, dan lingkar lengan atas. yang akan mengalami peningkatan secara signifikan ketika memasuki usia kehamilan 20 minggu. Hal ini penting untuk mencegah Mama menjadi overweight. Usia kehamilan 24-28 minggu. • Pemeriksaan untuk tinggi fundus (bagian atas rahim) memakai alat bantu meteran. Mengetahui apakah tinggi fundus sesuai dengan usia kehamilan berdasarkan kalender. Tinggi fundus ialah dihitung dari jarak antara bagian atas rahim ibu hamil sampai tulang kelamin. Usia kehamilan di atas 20 minggu. Setelah 20 minggu, tinggi fundus akan sama de ngan usia kehamilan. Misal, pada usia kehamilan 26 ming gu, maka tinggi fundus adalah 26 sentimeter.

• Pemeriksaan USG. Melihat keadaan janin yang ada di dalam rahim, seperti mengetahui keadaan denyut jantung serta profil biofisiknya, lokasi plasenta, dan kecukupan air ketuban. Usia kehamilan 18-22 minggu. • Pemeriksaan laboratorium darah dan urine. Mengetahui kadar darah dan gula darah. Pada mamil yang kekurangan darah (anemia), pertumbuhan janinnya dapat terhambat. Sementara kadar gula darah yang tidak normal dapat memicu masalah Dia betes Melitus Gestasional (DMG). Usia kehamilan 24-28 minggu.

Rumah Beratap Beton

Mohon saran dan bantuan terkait rencana saya ingin membangun rumah tipe 36 di atas tanah seluas 81m2 menjadi 2 lantai atau lebih. Adapun ukuran tanahnya yaitu 9m x 9m menghadap selatan. Di depan tanah tersebut (sisi selatan) adalah jalan umum selebar 3m. Sedangkan di belakang tanah tersebut (sisi utara) adalah rumah tetangga yang bertingkat 2. Ruangan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut. – Carport untuk 2 mobil – Ruang tidur 4 buah – Ruang pembantu – WC dan kamar mandi – Jemuran dan area cuci – Ruang tamu – Ruang makan – Dapur – Taman (memanjang atau melebar)

Baca juga : Harga Genset Yanmar

Saya berencana untuk membangun dengan konsep rumah tumbuh. Selain itu saya ingin rumah tidak menggunakan atap genting atau sejenisnya, namun lebih menyerupai atap sekaligus lantai (model ruko). Harapan saya, di lantai paling atas, bisa digunakan sebagai tempat bersantai/berolah raga/ramah tamah sambil memandang sekeliling. Saya berencana menggunakan keramik beton sebagai pengganti cor-coran beton untuk setiap lantainya. Bata hanya digunakan untuk dinding luar, sedangkan setiap bentuk bangunan di dalam (sekat-sekat ruang interior) akan memakai gipsum. Dengan demikian saya berharap bisa efsiensi biaya. Bagaimana menurut Pak Wijoyo? Terima kasih atas bantuannya.

Di sini saya meletakkan area servis berada di bagian depan rumah, dengan pertimbangan bahwa ruang pembantu akan terpisah dengan ruang utama. Di samping itu, dapat memudahkan pembantu ketika harus membukakan pintu pagar apabila Anda pulang. Namun tidak menutup kemungkinan untuk meletakkan area servis ini di lantai 3, apabila Anda memiliki konsep pembantu adalah bagian dari keluarga juga. Caranya adalah dengan menjadikan area cuci sebagai kamar mandi, dan sebagian area jemur dibuat sebagai ruang tidur pembantu.

Dengan demikian nantinya atap beton seluruhnya dapat menjadi sebuah taman atap atau roof garden yang dapat menjadi tempat rekreasi keluarga Anda. Di lantai dasar rumah Anda, Anda akan memiliki sebuah ruang keluarga terbuka, sekaligus sebagai ruang makan. Ada keterbatasan ruang karena sebagian dari tanah kaveling Anda telah terpakai sebagai carport untuk 2 mobil. Mengingat jalan di depan rumah Anda hanya selebar 3m, ada kemungkinan carport Anda harus lebih lebar dari 6m untuk keperluan manuver kendaraan.

Di lantai 2 rumah akan ada ruang tidur utama berikut kamar mandinya dan satu ruang tidur, sedangkan di lantai 3 akan ada dua ruang tidur dan ruang terbuka untuk area servis. Lantai atap beton, – di atas ruang-ruang tidur, – dapat Anda jadikan sebagai taman atap. Perlu diingat, apabila Anda akan membuat atap beton ini menjadi sebuah taman atau tempat rekreasi keluarga, Anda harus membuat atap dengan konstruksi khusus dan kedap air, karena atap ini akan menerima panas dan hujan, dengan perubahan suhu yang sangat ekstrem.

Rumah Beratap Beton bagian 2

Untuk proses pembangunan, Anda menginginkan sebuah rumah tumbuh. Jika rumah tumbuh yang Anda maksudkan adalah rumah yang dibangun secara bertahap, maka Anda dapat membangun rumah ini lantai per-lantai. Artinya pada saat Anda membangun dan menjadikan lantai di atasnya sebagai atap, Anda tetap harus membuat lantai sebagai lantai atap yang kedap air. Dengan demikian, apapun jenis konstruksi lantai yang Anda pakai harus dibuat dan diperlakukan sebagai lantai kedap air. Alternatif lain selain menggunakan keramik beton, Anda juga bisa menggunakan panel lantai beton ringan, yang mirip dengan bata beton ringan untuk dinding.

Sedangkan pemakaian dinding menggunakan panel gipsum dapat saja Anda lakukan, namun untuk dinding kamar mandi, saya menyarankan tetap menggunakan dinding bata. Meskipun Anda menggunakan panel dinding gipsum kedap air atau panel dinding GRC (Glass Reinforced Cement), namun ketahanannya dalam menahan keramik dinding dan kelembapan ruang kamar mandi tidak sebaik Anda menggunakan dinding bata. Semoga jawaban yang saya berikan dapat menjadi inspirasi bagi Anda. Salam.

PETINGGI LIPPODICEGAHKE LUAR NEGERI

K OMISI meminta kantor Imigrasi mencegah Eddy Sindoro, bos PT Paramount Enterprise yang juga komisaris di sejum lah anak usaha Lippo Group, bepergian ke luar nege Pemberantasan Korupsi pada Senin pekan lalu- – ri. Pencekalan Eddy berkaitan dengan kasus dugaan suap pengaturan perkara Lippo Group yang melibatkan Panitera Sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution dan perantara suap Doddy Aryanto Supeno. Doddy adalah anak buah Eddy Sindoro. ”Alasan pencekalan kalau dibutuhkan sewaktu-waktu yang bersangkutan tidak berada di luar negeri,” ujar Yuyuk Andriati Iskak, Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK. Mantan Presiden Direktur Bank Lippo ini dicekal sampai enam bulan ke depan. Menurut seorang petugas KPK, jejak Eddy Sindoro dalam kasus ini terdeteksi setelah ia beberapa kali menggelar pertemuan dengan Edy, Doddy, dan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi.

Pertemuan di kantor Paramount Enterprises Limited di Gading Serpong, Tangerang, itu disebut-sebut untuk merancang ”pengamanan” perkara Grup Lippo. Penyidik sudah menggeledah kantor Paramount. Komisi juga sudah mencekal Nurhadi beberapa jam setelah menggeledah rumahnya di Hang Lekir V, Kebayoran, Jakarta Selatan, Rabu tiga pekan lalu. Saat penggeledahan, penyidik menyita duit Rp 1,7 miliar dan sejumlah dokumen. Eddy belum merespons permohonan wawancara Tempo. Sri Sulistiani dari Staf Komunikasi Korporat Paramount, yang ditemui Tempo di kantor Paramount dua pekan lalu, belum memberi kabar tentang jawaban bosnya terhadap surat permohonan wawancara. Direktur Lippo Group Danang Kemayan Jati meminta semua pihak menunggu hasil penanganan kasus di KPK dan tak berspekulasi tentang keterlibatan perusahaannya.

DRONE BAWAH AIR

Kota-Bunga.net WAHANA menyelam sampai ke dalaman 100 meter dari permukaan air. Perang kat ini dapat digunakan ini sanggup- – untuk merekam gambar, mencari benda, serta untuk kegiatan penelitian di dalam air dengan cara mengendalikannya dari darat. Diberi nama unmanned underwater vehicle (UUV), yang berarti wahana bawah air tanpa awak, alat ini merupakan kreasi lima mahasiswa Jurusan Teknik Perkapalan dan Teknik Komputer Universitas Indonesia: Zulfah Zikrina, Syifa Alfiah, Hitomi Hadinuryana, Aqil Athalla Reksoprodjo, dan Aldwin Akbar Hermanudin. Mereka tergabung dalam tim Autonomous Marine Vehicles UI. Hitomi mengatakan ide pembuatan UUV terinspirasi dari peristiwa hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370, yang diduga jatuh di Samudra Hindia, Maret dua tahun lalu.

Sejak itu, Hitomi dan tim mulai meriset wahana bawah air. Setahun kemudian, mereka merancang bodi dan sistem elektrik kendaraan. ”Pembuatan alat benar-benar tuntas pada April tahun ini,” kata mahasiswa angkatan 2012 ini, Senin pekan lalu. UUV memiliki dua bagian utama, yaitu autonomous underwater vehicle dan remotely operated vehicle. Kedua bagian ini terbuat dari beberapa komponen, seperti pipa PVC, tiga thruster atau alat pendorong, kamera web, komputer, tiga baterai litium polimer 5.000 mAh, pengatur kecepatan, pengatur saat melaju, global positioning system (GPS), receiver, serta kabel ethernet.

Total biaya semua komponen tersebut Rp 20 juta. Menurut Hitomi, drone buatan mereka berbeda dengan remotely operated vehicle (ROV) atau wahana yang dikendalikan dari jarak jauh. Biasanya ROV berbentuk kotak yang setiap sisinya berukuran 1 : 1. ROV dapat berbelok tajam dengan mudah tapi lambat dalam bergerak. Adapun UUV berbentuk torpedo, yang sisinya memiliki perbandingan 4 : 1. UUV mampu melaju secara horizontal dengan kecepatan 1-2 knot per jam serta vertikal dengan kecepatan 0,5 knot per jam. Wahana ini juga bisa bermanuver tajam. ”Tapi kelemahannya masih bocor di bagian lambung saat uji coba,” kata Hitomi.

Selain bisa dikendalikan oleh remote control, UUV dapat digerakkan secara manual dengan penghubung kabel. Jika menggunakan kabel, drone ini bisa menembus kedalaman 100 meter. Kalau mengandalkan sinyal, alat ini hanya sanggup menyelam 30 sentimeter. Lebih dari itu, sinyal sering mati. Hitomi berencana memasang pemancar dan penangkap sinyal yang lebih kuat. Karya tim Autonomous Marine Vehicles ini menjuarai Tanoto Student Research Award 2016 di Jakarta, April lalu. Rencananya, tim Autonomous bakal mengikutkan UUV pada kompetisi AUVSI Roboboat International di Virginia, Amerika Serikat, Juli tahun ini

Jangan Lewat Jalan Pintas

Ramadan dan Lebaran tahun ini sepertinya bukan musim panen yang diharap-harapkan para peternak sapi. Haribesar keagamaan umat Islam ini biasanya dilimpahi berkah dengan melonjaknya permintaan masyarakat akan daging sapi dua hingga tiga kali lipat diikuti kenaikan harga jual sehingga kocek para peternak pun cukup tebal.

Namun tahun ini tidak terjadi. Peternak sapi potong terpaksa gigit jari lantaran stok yang disiapkan ternyata banyak tersisa. Sarjono, Ketua Kelompok Peternak Limosin di Desa Astomulyo, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah menggambarkan kondisi itu. Ramadan kali ini ia menyiapkan 60 ekor untuk mengantisipasi permintaan pasar.

Biasanya Rama – dan berjalan dua minggu, stok sapi yang disediakannya habis. Saat ditemui pertengahan Juni lalu, dia meng – ungkap pedagang tidak banyak membeli sapi lantar an berharap harga akan turun lagi. Sebelum Ramadan harga bertengger pada Rp45 ribuan per kilo bobot hidup, dua minggu kemudian harga malah turun Rp2.500 per kg sebagai dampak gelontoran daging beku impor ke pasar.

Ia menampik pandangan tetap tingginya harga daging sapi segar gara-gara tidak ada stok atau peternak menahan sapi. “Jika sapi sudah cukup umur tidak dijual, maka kita justru rugi menanggung pakannya, sementara berat badannya sudah tidak bertambah lagi. Lalu ngapain kita menanggung rugi,”sergah peternak yang bersama kelompoknya mempersiapkan stok sebanyak 300 ekor lebih ini.Daging beku memang kurang diminati konsumen jelang Hari Idul Fitri sehingga harga daging segar stabil tinggi. Setidaknya itu peng – alam an kita tiga tahun silam.

Sebenarnya kebijakan menjinakkan melangitnya harga daging sapi segar dengan gelontoran impor daging beku sudah pernah dilakukan pada 2013. AGRINA pernah pula menulisnya dengan panjang lebar pada edisi 207, Juli 2013. Waktu itu pemerintah melalui Menteri Perda – gangan Gita Wiryawan memutuskan harga jual daging impor sebesar Rp76 ribu/kg. Harga itu dini lai tidak layak karena itu merupakan harga dagingtahun sebelumnya. Saat itu daging beku yang di – datangkan oleh perusahaan pelat merah juga mendapat sambutan dingin dari konsumen alias tidak laku.

Terbukti harga daging segar tetap bergeming tinggi sekitar Rp90 ribuan/kg. Memang, jumlah da – ging beku impor yang dibanjirkan ke pasar tidak sebanyak sekarang. Kita tentu berharap kasus meruginya peternak akibat kebijakan pemerintah yang tidak bijaksana terjadi lagi.Dan kita masih berharap, impor daging beku hanya dilakukan pemerintah sebagai solusi jangka pendek, dan pemerintah lebih memprioritaskan impor sapi bakalan serta indukan sebagai solusi selama populasi sapi di dalam negeri belum mampu

mencukupi kebutuhan. Memperbesar impor daging beku hanya mene – balkan kocek peternak asing karena tidak memberikan nilai tambah di dalam negeri. Berbeda dengan impor dalam bentuk sapi bakalan, masih ada nilai tambah yang besar selama proses penggemukan di kandang. Mulai dari penggunaan limbah pertanian untuk pakan yang nilainya hampir Rp2 triliun bila jumlah impor sapi bakalan sebanyak 700 ribu ekor setahun. Belum lagi tersedianya “periuk nasi” bagi para pelaku yang terlibat dalam pemo – tong an sapi. Banyak solusi yang ditawarkan oleh para pelaku usaha dan pakar peternakan. Mulai dari penegakan hukum atas pelanggaran aturan pemo

tongan betina produktif;pemberian insentif untuk peternak agar mau memelihara sapi indukan;mengembangkan model usaha pembiakan yang efisien dan berkelanjutan; impor indukan dalam jumlah besar dan layak dilihat dari jenis bibit, kemampuan adaptasi dan penanganannya serta risiko penyakit. Masih ada lagi pekerjaan rumah kronis yang perlu diselesaikan seperti logistik distribusi juga pembiayaan yang murah agar para pelaku usaha lebih bergairah mengembangkan populasi lokal. Semua itu membutuhkan waktu yang panjang. Tidak ada jalan pintas untuk menuju swasembada daging sapi, tetapi harus ada terobosan yang komprehensif, terukur, dan konsisten.

Kita Perlu Kebijakan Persapian Nasional

“Kita mempunyai banyak kebijakan dalam persapian nasional tapi tidak kelihatan suatu kebijakan yang utuh. Hal inilah yang membuat kekacauan dan gonjang-ganjing pada usaha bisnis sapi potong dalam negeri yang terjadi berulang-ulang setiap tahun,” ung kap Prof. Dr. Ir. Bungaran Saragih, M. Ec., Men – teri Pertanian periode 2000 – 2004, saat diwawancara AGRINA. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Saya pun heran mengapa kita terlalu pusing me ngenai melonjaknya harga daging sapi ini. Sebe rapa strategiskah sapi ini dalam sistem ketahanan pangan dan pemenuhan protein hewani masya rakat kita? Sampaisampai Kepala Negara terpaksa ikut mengurusnya secara detail. Barangkali ini keputusan politis yang kita tidak tahu bagaimana prosesnya. Sebe narnya daging sapi bukan komodi tas

strategis tapi herannya diperlakukan seperti komoditas strategis karena bukan untuk kepen ting an ketahanan pangan dan ekonomi nasional. Namun jika sudah diputuskan sebagai komoditas strategis. maka perlu penyelesai an secara komprehensif dan konsisten satu sama lain. Bagaimana penyelesaian secara komprehensif dan konsisten? Kita mempunyai banyak kebijakan dalam persapian nasional tapi tidak kelihatan suatu kebijakan yang utuh. Contohnya, kita punya kebijakan tentang program inseminasi buatan, embrio transfer, integrasi sa pi dan sawit, pengembangan penggemukan sapi, kuota importasi, pengangkutan sapi, kebijakan harga, dan lainnya. Banyaknya kebijakan dan program yang

berserakan dan sering tidak konsisten satu sama lain menjadi sumber kekacauan secara berulang-ulang dari produksi, distribusi, dan harga sapi di dalam negeri. Kebijakan yang begitu banyak dan bersifat ad hoc tapi tidak terkoordinasi untuk suatu tujuan yang dimengerti oleh setiap stakeholder. Kebijakan-kebijakan tersebut tidak melihat visi jangka menengah dan panjang. Semuanya berpikir jangka pendek dan dalam lingkup mikro. Kebanyakan kebijakan dan program itu tidak melihat persapian sebagai ben tuk usa ha atau bisnis, hanya dilihat sebagai way of life atau tradisi yang merupakan kegiatan mencari

keuntungan sesaat ditambah lagi janji-janji politik pemerintah lima tahunan bahwa kita akan swasembada sapi. Sudah masanya hiruk-pikuk mengenai persapian nasional tidak berulang terus menerus. Pemerintah se – baiknya segera membuat kebijakan dan program nasional pengembangan sistem dan usaha agribisnis berbasis sapi. Kebijakan dan program itu harus di leng kapi dengan organisasi yang dilaksanakan oleh pe merintah pusat dan daerah, dunia usaha, dan para peternak sapi. Dan perlu dipikirkan juga pembiayaannya yang cukup dan teratur yang bersumber dari dana pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, dan para

peternak. Bagaimana pelaksanaannya? Para stakeholder dan kebijakan harus diorkestra secara baik. Misalnya, kebijakan peningkatan produksi dalam negeri dan kebijakan importasi sapi harus dipastikan sedemikian rupa, walaupun tidak perlu dipaksakan secara buru-buru, agar upaya pe ningkatan produksi dalam negeri secara lambat laun dapat mengurangi importasi. Untuk keperluan ini perlu dipi – kirkan bagaimana transformasi sistem usaha peternakan tradisional menjadi sistem usaha peternakan rakyat modern yang terintegrasi baik dengan usahausaha di hilirnya. Pemerintah perlu memfasilitasi timbulnya

integrator-integrator bisnis sapi seperti yang telah dialami agribisnis berbasis sawit dan agribisnis berbasis ayam. Dengan cara seperti ini kita harapkan akan timbul teknologi dan bisnis pembibitan modern serta teknologi dan bisnis lainnya di bidang produksi, distribusi, dan retailer. Semua hal-hal tadi harus diorkestra secara konsisten dan bervisi jangka panjang. Dan perlu diingat juga bahwa sapi adalah bisnis. Oleh karena itu, mekanisme

pasar harus dihargai. Hanya dengan cara seperti itu gonjang-ganjing persapian lokal dan nasional yang terjadi selama ini berulang-ulang secara lambat laun akan menjadi bisnis normal sehingga pejabat tertinggi negara tidak perlu lagi melakukan intervensi atau instruksi mikro. Kasihan presiden.

Website : kota-bunga.net