Motif Alam Mendominasi Semua Situs Judi Online Saat Ini

Motif Alam Mendominasi Semua Situs Judi Online Saat Ini – Mungkin banyak yang bertanyatanya apa perbedaan keramik dengan homogeneous tile? Secara visual, penampakan kedua ubin ini terlihat sama, namun bila diperhatikan dengan teliti, keduanya memiliki perbedaan. Keramik adalah ubin yang memiliki dua lapisan, porselen dan glasur (lapisan warna), sedangkan homogeneous tile adalah jenis ubin yang hanya terdiri dari satu lapisan, sehingga pewarnaan akan merata secara menyeluruh. Essenza, Granito, dan Indogress adalah beberapa merek homogeneous tile yang cukup menjadi incaran konsumen.

Motif Alam Mendominasi Semua Situs Judi Online Saat Ini

Tak ubahnya keramik, saat ini tren desain homogeneous tile pun didominasi motif rastik yang bernuansa alam. Augustinus Halim, Marketing Manager PT Granitoguna Building Ceramics (Granito) mengungkapkan, dulu jenis mengilap marak digunakan untuk memberi kesan mewah dan elegan. “Kini ubin dengan permukaan matt dan kasar (rastik), seperti batu alam lebih banyak diminati,” Augustinus menjelaskan. Pun halnya dengan Essenza dan Indogress yang mengusung tema alam sebagai fokus pasar mereka. Santi, Marketing Essenza mengatakan industri ubin keramik memiliki potensi untuk terus dikembangkan, sehingga inovasi harus terus dilakukan.

Selain terus berinovasi dalam hal desain, ketiga merek ini pun mengeluarkan varian ukuran untuk memenuhi kebutuhan pasar. Granito misalnya memiliki varian ukuran antara lain 40cm x 40cm, 60cm x 60cm, 80cm x 80cm, hingga 60cm x 120cm. Saat ini homogeneous tile juga diperkaya model mozaik, yakni potongan-potongan ubin berukuran kecil yang dirangkai kembali membentuk motif tertentu. Augustinus menuturkan mozaik dapat digunakan baik sebagai aksen dari suatu bidang lantai ataupun sebagai aksen suatu ruang sehingga tak membosankan.

1. Lakukan pemasangan dengan menggunakan nat/grouting sebesar 2 mm untuk setiap pemasangan keramik. Nat ini dapat membantu terciptanya pemasangan yang lebih baik.
2. Aplikasikan juga dengan komposisi semen/adhesive yang sesuai. Hal ini untuk menghindari terjadinya popping atau keramik lepas di kemudian hari.
3. Pada saat pemasangan, pastikan ubin tidak terkena noda atau benda yang dapat merusak ubin. Tutup permukaannya dengan plastik atau karton tebal bila pekerjaan di atas ubin belum selesai.