Menghubungkan Indonesia, Membangun Perekonomian Daerah

Hari Perhubungan Nasional yang diperingati setiap 17 September menjadi momen tepat untuk melihat kembali kinerja dan perkembangan sektor transportasi serta logistik di Indonesia. Sebuah catatan penting dalam beberapa tahun belakangan ini, pembangunan infrastruktur transportasi tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa, tapi juga di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau disebut 3T. Hal itu bukan sekadar membuka keterasingan, melainkan juga membangun perekonomian daerah itu.

Jika perekonomian diibaratkan sebagai tubuh manusia, transportasi adalah urat nadi yang punya peran begitu besar. Maka, untuk membangun perekonomian, sudah sewajarnya jika transportasi mendapat perhatian khusus dari para pemangku kepentingan. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, sektor transportasi menyumbang 5,18 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2016. Dalam beberapa tahun belakangan, pertumbuhan rata-rata sektor transportasi di atas tujuh persen per tahun atau lebih besar dari pertumbuhan PDB secara keseluruhan.