Kue Lumpur Labu Kuning ala Nasi Tumpeng Jakarta Selatan

Kue Lumpur Labu Kuning ala Nasi Tumpeng Jakarta Selatan – Kue lumpur identik dengan warna kue yang terkesan sederhana. Berwarna agak kekuningan dengan bagian bawah kecokelatan, hasil pembakaran. Namun berbeda dengan kue lumpur buatan Nita. Ibu 2 anak ini menambahkan labu kuning ke dalam adonan kue lumpurnya, sehingga menghasilkan warna kue lumpur yang kuning lebih terang. “Awalnya saya pikir, kok, warna kue lumpur ini enggak menarik.

Akhirnya saya coba tambahkan labu kuning ke dalam adonannya,” kata Nita. Dengan tambahan labu kuning, tekstur kue lumpurnya lebih lembut, bahkan meleleh sesampainya di lidah. Selain labu kuning, Nita juga menambahkan keju parmesan dan butter ke dalam adonan kue lumpurnya. “Ya, kalau ada yang ingin kue lumpur lebih premium, saya tambahkan keju parmesan dan butter,” imbuhnya.

Dalam proses pembuatan kue lumpurnya, Nita memilih mengunakan blender untuk mengaduk adonannya. “Saya pernah coba pakai mikser dan whisk. Tapi ketika pakai blender, tekstur kuenya jauh lebih lembut,” katanya. Sebelum di blender, labu kuning direbus terlebih dulu agar lebih mudah dihaluskan. Bahan lainnya yang digunakan di antaranya kentang, tepung, dan santan hasil perasan parutan kelapa, agar rasanya lebih gurih dan lezat.

Tampilan kue lumpurnya kian menarik karena Nita tak lupa menaburkan aneka toping, seperti keju, kismis, hingga irisan nangka. Uniknya lagi, kue lumpur buatan Nita cukup besar, seukuran martabak mini. “Banyak yang mengira saya jualan martabak mini,” katanya. Selain kue lumpur labu kuning, Nita juga menjual kue lumpur varian pandan dan ubi ungu. Dalam sehari, ia mampu menjual 400-450 boks kue lumpur. “Saya akan buka outlet agar pelanggan bisa beli satuan.” harga kue lumpur labu kuning dibanderol Rp 3 ribu, sedangkan kue lumpur premium plus keju parmesan dan butter, harganya Rp 5 ribu per buah.

Kue lumpur yang bisa ditemui di pasaran saat ini, tak hanya satu rasa saja. Kini semakin banyak penjual kue lumpur menawarkan cita rasa tak biasa, bahkan diberi aneka toping. Kelezatan kue tradisional ini tentu saja semakin terangkat.

sumber : https://salamacatering.com/