Jurus Pas untuk Usir Panas Bagian 2

Sisi ruang yang menghadap timur pun perlahan menjadi sejuk karena berada di daerah bayangan matahari, sedangkan sisi bagian barat akan terasa panas di malam hari sehingga ketika pulang beraktivitas, bukan kesan nyaman dan sejuk yang dirasakan, namun justru rasa panas yang bikin gerah. Masalah ini bisa dihindari bila kita bisa mengelola ulang tata ruang. Bila dimungkinkan, hindari meletakkan ruang yang kerap didiami pada malam hari di sisi barat rumah.

Baca juga : Jual Genset Makassar

Misalnya ruang tidur sebaiknya diletakkan di sisi timur karena lebih banyak digunakan di malam hari, dan ruang bermain anak yang sering digunakan di pagi hari dan gudang di bagian barat rumah. Pengelolaan ulang ruang ini dapat mengurangi rasa panas yang masuk menembus dinding rumah. Ingat cara ini bisa dilakukan bila memungkinkan, bila tidak bisa gunakan tip selanjutnya.

Biarkan Rumah Bernapas

Yang perlu dilakukan adalah membiarkan rumah tetap “bernapas”. Layaknya manusia, rumah juga butuh bernapas. Ia perlu mengeluarkan udara panas yang ada di dalam ruangan ke area luar, kemudian mengganti udara tersebut dengan udara baru. Sistem ini layaknya manusia ketika bernapas. Berdasarkan sifatnya, udara akan bergerak dari tempat yang lebih dingin menuju tempat yang lebih panas.

Artinya, ketika udara memasuki rumah melalui pintu atau jendela, maka ia akan mencari tempat yang bersuhu panas, yakni plafon. Ketika udara panas ini berkumpul di area plafon maka ia membutuhkan media untuk keluar ruangan. Oleh sebab itu, sebaiknya memberikan lubang udara di area atap menjadi solusi aktif untuk membuang udara tersebut. “Sebenarnya kita hanya mengandalkan sifat udara saja sudah bisa menciptakan kesan sejuk. Buatlah celah atau lubang di area atap Anda agar udara yang mengumpul di langit-langit dapat keluar dengan leluasa,” tutur Ren menjelaskan.

Kurangi Barang Elektronik Berlebih

Menurut Ariko Andikabina, arsitek dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), setiap peralatan elektronik yang berhubungan dengan sumber listrik akan mengeluarkan panas. Meskipun kontribusinya tidak besar, tanpa kita sadari barang-barang tersebut membuat suhu ruang meningkat.

Selain meningkatkan suhu ruang, barang barang elektronik ini juga memberikan sumbangan terbesar untuk biaya listrik di rumah. Namun masalah ini dapat disiasati dengan menggunakan barang-barang elektronik yang ramah lingkungan. Menurut Ren Katili, saat ini barang elektronik yang ramah lingkungan sudah banyak dijual di pasaran, misalnya saja lampu LED yang mengklaim tidak panas ketika disentuh. Kurangi Bara