Cuci Mobil Uap Panas

Kota Bunga Cuci Mobil Uap Panas Bisa dibilang, proses cuci ini tak berbeda dengan cara konvensional. Hanya alatnya saja yang digunakan berbeda. “Kalau kita tetap pakai air, hanya saja diubah menjadi uap dengan tingkat suhu 138 derajat dan tekanan 8-10 bar. Alhasil bisa mengurangi penggunaan air yang signifikan,” ujar Ali sang owner King Steamer di daerah jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat. Bayangkan saja, untuk mencuci satu mobil bagian eksterior, Ali menyebutkan kalau hanya dibutuhkan 3-5 liter air yang diubah jadi uap panas.

“Bandingkan jika cuci mobil konvensional yang bisa menghabiskan air hingga 40 liter secara keseluruhan,” paparnya. Air yang digunakan juga tidak sembarangan, King Steamer menggunakan air yang telah dimurnikan. “Dengan ultra pure water, tidak akan meninggalkan spot jika air sudah mengering. Dan juga aman bagi kelistrikan tidak akan menyebabkan korsleting,” tambah Ali. Untuk proses pencucian juga mirip dengan cuci mobil konvensional. Kurang lebih hanya membutuhkan waktu paling lama 90 menit. Langkah awal, untuk kerak-kerak yang sulit hilang diberi cairan khusus agar mudah terangkat. Selanjutnya setiap kru yang terdiri dari dua orang, memegang nozzle yang akan mengeluarkan uap panas serta kain microfiber. Setiap bagian bodi yang disemprot uap panas langsung dilap menggunakan kain. “Kelebihan yang lain, karena tidak menggunakan sabun, cukup uap panas kotoran sudah terangkat,” ujarnya lagi.