Bolehkah Menggendong Si Batita Bag3

Hindari menggendong di depan dan tumpukan beban batita pada tangan mama. Usahakan tulang punggung tetap dalam kondisi lurus saat mengangkat. Perlahan tekuk lutut dan pusatkan beban pada paha saat mengangkat. Jangan biarkan punggung membungkuk karena bisa menekan perut. Selain itu, beban akan terpusat pada punggung dan berisiko menimbulkan cedera. Minta batita untuk tidak banyak bergerak, terlebih mengentakkan kaki, karena perut mama bisa tertendang..

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Saat usia kandungan memasuki pertengahan trimester kedua atau lebih dari 20 minggu, sebaiknya mama tak menggendong batita atau mengangkat beban berat lagi untuk menghindari risiko yang mungkin terjadi. Sejak trimester pertama, ada baiknya mama mengonsultasikan dulu pada dokter terkait dengan kesehatan janin, apakah memungkinkan untuk menggendong.

Soalnya, untuk mamil dengan riwayat keguguran atau komplikasi kehamilan sebelumnya, aktivitas angkat beban biasanya tak direkomendasikan. Namun, sebaiknya sih, mama yang sedang hamil tidak menggendong batita dan menyerahkan aktivitas tersebut pada papa atau orang dewasa lain bila memungkinkan.

Saat usia kandungan memasuki pertengahan trimester kedua atau lebih dari 20 minggu, sebaiknya mama tak menggendong batita atau mengangkat beban berat lagi untuk menghindari risiko yang mungkin terjadi.

Saat makan, saat yang menyenangkan

Makan adalah salah satu kemampuan dasar dan bagian dari tahapan tumbuh kembang anak. Karena itulah, si kecil perlu mempelajari proses makan sejak ia mengenal makanan pendamping asi di usia 6 bulan. Sebagai orangtua, tentu kita perlu mendukung buah hati dengan menciptakan belajar makan yang menyenangkan. Damping si kecil saat makan dan gunakan alat makan yang aman, menarik, serta yang mudah digunakan olehnya.

Untuk mangkuk, misalnya, kita bisa memilih yang bagian dasarnya tidak bersudut sehingga memudahkan anak saat mengambil makanan. Sendok makannya juga mesti ergonomis sehingga membuat tangan anak nyaman memegangnya. Begitu juga gelas/botol minumnya, selain ergonomis, pertimbangkan juga yang memiliki cover/penutup sehingga menjaga tempat minum anak selalu higienis. Selamat menciptakan saat makan yang menyenangkan!

Sumber : https://ausbildung.co.id/